Milan - Lolosnya Inter Milan ke semifinal Coppa Italia tak lepas dari peranan Mario Balotelli yang dijadikan starter oleh Roberto Mancini. 'Super Mario' memang diakui berkualitas kendati masih perlu terus bekerja keras.Menjelang leg kedua Coppa Italia menghadapi Juventus, nasib Inter sebenarnya lumayan ada di ujung tanduk karena pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza tertahan 2-2. Namun dengan dimotori Balotelli, Nerazzuri akhirnya sukses menyingkirkan Juve, Kamis (31/1/2008) dinihari WIB. Hasil itu jelas bikin Mancini senang karena keputusannya menurunkan skuad yang berisikan campuran pemain senior-yunior terbukti jitu. Selain memuji skuadnya, catatan khusus juga diberikannya kepada Balotelli yang baru berusia 17 tahun."Itu adalah pertandingan yang bagus. Kedua tim bermain bagus dan sama-sama ingin lolos. Akhirnya kami melakukan beberapa hal luar biasa dan pantas lolos. Para pemain muda bermain bagus. Mario (Balotelli), pemain yang termuda, sekarang harus tetap tenang karena dia punya kualitas walau masih harus bekerja keras, karena dia bisa dan harus mencetak lebih banyak gol," tutur Mancini seperti dilansir situs Inter.Selain itu, Mancio juga mengimbau agar pemain berjuluk "Super Mario" tersebut tak lantas tinggi hati meski sudah dua kali menjebol gawang tim setangguh Bianconeri. "Saran saya buat Mario adalah dia jangan sombong. Hari ini dia mencetak dua gol penting dan harus terus seperti ini sekaligus mencoba mengembangkan diri."Entah apa reaksi Balotelli terhadap masukan dari pelatihnya. Yang pasti saat ini dia merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kepercayaan bermain, sekaligus membalasnya dengan bukti positif. "Saya sangat senang dan saya berterimakasih kepada Mancini yang memainkan saya sejak awal. (Walau akhirnya) Saya sangat lelah di akhir pertandingan," ceria Balotelli.Balotelli adalah pemain yang secara teknis merupakan warga negara Ghana meski lahir dan tumbuh di Italia. Putra pasangan Thomas dan Rose Barwuah itu memiliki nama lengkap Mario Balotelli Barwuah dan sampai saat ini masih dikategorikan sebagai imigran. Balotelli baru akan diberi kesempatan memilih kewarganegaraan ketika menginjak usia 18 tahun.Sementara itu, di babak empat besar Inter akan ditantang Biancoceleste yang sukses melewati hadangan Fiorentina. Mengenai laga nanti, Mancini berkomentar, "Semifinal melawan Lazio akan digelar lebih dari sebulan ke depan. Itu akan jadi semifinal yang bagus."
Jumat, 01 Februari 2008
Kualitas 'Super Mario' Di Mata Mancio
Milan - Lolosnya Inter Milan ke semifinal Coppa Italia tak lepas dari peranan Mario Balotelli yang dijadikan starter oleh Roberto Mancini. 'Super Mario' memang diakui berkualitas kendati masih perlu terus bekerja keras.Menjelang leg kedua Coppa Italia menghadapi Juventus, nasib Inter sebenarnya lumayan ada di ujung tanduk karena pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza tertahan 2-2. Namun dengan dimotori Balotelli, Nerazzuri akhirnya sukses menyingkirkan Juve, Kamis (31/1/2008) dinihari WIB. Hasil itu jelas bikin Mancini senang karena keputusannya menurunkan skuad yang berisikan campuran pemain senior-yunior terbukti jitu. Selain memuji skuadnya, catatan khusus juga diberikannya kepada Balotelli yang baru berusia 17 tahun."Itu adalah pertandingan yang bagus. Kedua tim bermain bagus dan sama-sama ingin lolos. Akhirnya kami melakukan beberapa hal luar biasa dan pantas lolos. Para pemain muda bermain bagus. Mario (Balotelli), pemain yang termuda, sekarang harus tetap tenang karena dia punya kualitas walau masih harus bekerja keras, karena dia bisa dan harus mencetak lebih banyak gol," tutur Mancini seperti dilansir situs Inter.Selain itu, Mancio juga mengimbau agar pemain berjuluk "Super Mario" tersebut tak lantas tinggi hati meski sudah dua kali menjebol gawang tim setangguh Bianconeri. "Saran saya buat Mario adalah dia jangan sombong. Hari ini dia mencetak dua gol penting dan harus terus seperti ini sekaligus mencoba mengembangkan diri."Entah apa reaksi Balotelli terhadap masukan dari pelatihnya. Yang pasti saat ini dia merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kepercayaan bermain, sekaligus membalasnya dengan bukti positif. "Saya sangat senang dan saya berterimakasih kepada Mancini yang memainkan saya sejak awal. (Walau akhirnya) Saya sangat lelah di akhir pertandingan," ceria Balotelli.Balotelli adalah pemain yang secara teknis merupakan warga negara Ghana meski lahir dan tumbuh di Italia. Putra pasangan Thomas dan Rose Barwuah itu memiliki nama lengkap Mario Balotelli Barwuah dan sampai saat ini masih dikategorikan sebagai imigran. Balotelli baru akan diberi kesempatan memilih kewarganegaraan ketika menginjak usia 18 tahun.Sementara itu, di babak empat besar Inter akan ditantang Biancoceleste yang sukses melewati hadangan Fiorentina. Mengenai laga nanti, Mancini berkomentar, "Semifinal melawan Lazio akan digelar lebih dari sebulan ke depan. Itu akan jadi semifinal yang bagus."
Coppa Italia: Inter Tundukkan Juve 3-2
Milan - Lolosnya Inter Milan ke semifinal Coppa Italia tak lepas dari peranan Mario Balotelli yang dijadikan starter oleh Roberto Mancini. 'Super Mario' memang diakui berkualitas kendati masih perlu terus bekerja keras.Menjelang leg kedua Coppa Italia menghadapi Juventus, nasib Inter sebenarnya lumayan ada di ujung tanduk karena pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza tertahan 2-2. Namun dengan dimotori Balotelli, Nerazzuri akhirnya sukses menyingkirkan Juve, Kamis (31/1/2008) dinihari WIB. Hasil itu jelas bikin Mancini senang karena keputusannya menurunkan skuad yang berisikan campuran pemain senior-yunior terbukti jitu. Selain memuji skuadnya, catatan khusus juga diberikannya kepada Balotelli yang baru berusia 17 tahun."Itu adalah pertandingan yang bagus. Kedua tim bermain bagus dan sama-sama ingin lolos. Akhirnya kami melakukan beberapa hal luar biasa dan pantas lolos. Para pemain muda bermain bagus. Mario (Balotelli), pemain yang termuda, sekarang harus tetap tenang karena dia punya kualitas walau masih harus bekerja keras, karena dia bisa dan harus mencetak lebih banyak gol," tutur Mancini seperti dilansir situs Inter.Selain itu, Mancio juga mengimbau agar pemain berjuluk "Super Mario" tersebut tak lantas tinggi hati meski sudah dua kali menjebol gawang tim setangguh Bianconeri. "Saran saya buat Mario adalah dia jangan sombong. Hari ini dia mencetak dua gol penting dan harus terus seperti ini sekaligus mencoba mengembangkan diri."Entah apa reaksi Balotelli terhadap masukan dari pelatihnya. Yang pasti saat ini dia merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kepercayaan bermain, sekaligus membalasnya dengan bukti positif. "Saya sangat senang dan saya berterimakasih kepada Mancini yang memainkan saya sejak awal. (Walau akhirnya) Saya sangat lelah di akhir pertandingan," ceria Balotelli.Balotelli adalah pemain yang secara teknis merupakan warga negara Ghana meski lahir dan tumbuh di Italia. Putra pasangan Thomas dan Rose Barwuah itu memiliki nama lengkap Mario Balotelli Barwuah dan sampai saat ini masih dikategorikan sebagai imigran. Balotelli baru akan diberi kesempatan memilih kewarganegaraan ketika menginjak usia 18 tahun.Sementara itu, di babak empat besar Inter akan ditantang Biancoceleste yang sukses melewati hadangan Fiorentina. Mengenai laga nanti, Mancini berkomentar, "Semifinal melawan Lazio akan digelar lebih dari sebulan ke depan. Itu akan jadi semifinal yang bagus."
Senin, 28 Januari 2008
Inter Jadi Kesepuluhan Saja!
Udine - Dalam hitungan hari, Inter Milan mengakhiri dua laganya dengan sepuluh pemain. Menghadapi laga berikutnya Inter pun diakui allenatorenya, Roberto Mancini, akan jadi kesepuluhan saja, bukan lagi kesebelasan. Dalam pertandingan di giornata 20 Seri A, Minggu (27/1/2008) Nerazzuri hanya mampu berbagi skor kacamata dengan Udinese setelah Cesar dikartu merah pada menit 21. Pertengahan pekan lalu Inter juga kehilangan satu pemainnya, Nicolas Burdisso, sejak menit kedelapan saat menghadapi Juventus di babak perempatfinal Coppa Italia.Dua kali beruntun menutup laga dengan sepuluh pemain pun bikin Mancini meradang. Dengan sinis pelatih asal Italia itu menyatakan bakal memulai partai berikutnya --menghadapi Juve di leg kedua Coppa Italia, 31 Januari mendatang-- dengan minus satu pemain agar wasit tak perlu repot mengeluarkan kartu merah lagi."Pada leg kedua melawan Juve kami akan ke lapangan dengan sepuluh orang saja, dengan begitu beres kan," ketus Mancini seperti diberitakan oleh Channel 4, Senin (28/1/2008).Berkomentar tentang hasil 0-0 saat melawan Udinese, Mancini mengaku puas mengingat timnya mampu mengimbangi lawan walau kalah jumlah pemain. "Mempertimbangkan jalannya pertandingan, kami beresiko kalah. Namun para pemain tampil bagus dan saya memuji mereka di ruang loker.""Itu adalah penampilan luar biasa karena kami kehilangan satu pemain dan menghadapi lawan yang punya kualitas baik dan sedang tampil bagus," tuntas Mancini
Inter Milan Tertahan
Udine - Pemuncak klasemen Seri A Inter Milan tak mampu meraih hasil maksimal saat dijamu Udinese. Di laga Giornata 20 itu, Nerazzuri berbagi skor kacamata alias 0-0 dan mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain.Hasil pertandingan, Minggu (27/1/2008) tersebut membuat Inter kini mengumpulkan 50 poin, berselisih lima angka dari AS Roma yang ada di posisi dua. Sementara Udinese tak beranjak dari tempat kelima dengan 33 angka. Dalam pertandingan itu, tuan rumah relatif lebih mendominasi. Apalagi setelah bek Inter, Cesar, dikartu merah pada menit 21.Di Stadio Friuli, Andrea Dossena dan Antonio di Natale langsung mengancam sejak peluit awal dibunyikan. Upaya pertama masih mengarah ke pelukan Julio Cesar sedangkan usaha kedua masih melebar.Esteban Cambiasso mencatatkan salah satu dari peluang Inter yang minim di babak pertama. Namun tendangannya di menit 12 masih melayang di atas mistar gawang. Malapetaka datang di menit 21 setelah Cesar diganjar kartu kuning kedua tak lama berselang usai menerima yang pertama. Inter pun mau tak mau harus bermain dengan sepuluh pemain.Menjelang jeda, Dossena, Gaetano D'Agostino dan Giandomenico Mesto kembali melancarkan ancaman ke gawang Inter. Akan tetapi Julio Cruz sempat mencuri peluang di menit 42 kendati tendangan kaki kirinya masih tipis melebar.Di babak kedua, Cruz kembali mengancam setelah menerima sodoran bola dari Zlatan Ibrahimovic. Namun sepakannya di menit 50 masih bisa diantisipasi. Dua menit berselang giliran Ibrahimovich yang tembakan kaki kanannya melebar.Pada menit 78 Cruz ditarik keluar untuk digantikan Patrick Vieira yang di akhir pertandingan nyaris mencuri tiga poin. Pada menit 90, Vieira mampu melepaskan tembakan keras walau masih sedikit menyamping. Skor pun bertahan 0-0.
Langganan:
Postingan (Atom)

