Kemenangan demi kemenangan terus dihasillkan Inter Milan. Korban terakhir juara bertahan Seri A itu adalah Cagliari, yang mereka tundukkan dengan dua gol tanpa balas.
Kemenangan 2-0 itu diraih Nerazzurri di Stadio Sant'Elia, Senin (17/12/2007) dinihari WIB, di mana Inter tak pernah terkalahkan lagi di tempat tersebut sejak September 1993.
Capaian ini sekaligus kemenangan ke-14 Inter dari 16 pertandingan liga yang telah dilakoninya. Hasilnya, tim yang belum sekali pun kalah itu tetap kokoh di puncak klasemen dengan 40 angka.
Jarak dengan rival terdekatnya, AS Roma, pun makin jauh, sudah tujuh poin. Hal ini disebabkan Roma malam tadi tak mampu mengalahkan Torino dan hanya bermain imbang tanpa gol 0-0.
Memainkan tiga penyerang sekaligus sejak menit pertama, yakni Julio Cruz, Hernan Crespo, dan David Suazo, Inter baru memperoleh gol saat pertandingan berjalan hampir satu jam.
Di menit 57 Cruz berlari kencang untuk menerima umpan Suazo di kotak penalti. Sekilas ia diperkirakan bakal mengumpan Crespo di tiang jauh, tapi Cruz malah menendang langsung ke arah gawang. Upayanya berhasil memperdaya kiper Vincenzo Marruocco.
Gol kedua Inter lahir di menit 79, yang bermula dari sepak pojok. Marruocco semula dapat menghalau sundulan Ivan Cordoba, tapi rebound dari Suazo tak mampu dihentikannya. Skor pun berubah menjadi 2-0.
Yang menarik, Suazo tidak menampakkan ekspresi gembira pada golnya tersebut. Hal ini bisa dimaklumi karena inilah kali pertama ia berada di lapangan sebagai "musuh" Cagliari. Penyerang internasional Honduras itu pernah delapan tahun bekerja di Saint'Elia dan menghasilkan 95 gol dari 255 pertandingan.
Selasa, 18 Desember 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar