Jumat, 01 Februari 2008

Kualitas 'Super Mario' Di Mata Mancio

Milan - Lolosnya Inter Milan ke semifinal Coppa Italia tak lepas dari peranan Mario Balotelli yang dijadikan starter oleh Roberto Mancini. 'Super Mario' memang diakui berkualitas kendati masih perlu terus bekerja keras.Menjelang leg kedua Coppa Italia menghadapi Juventus, nasib Inter sebenarnya lumayan ada di ujung tanduk karena pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza tertahan 2-2. Namun dengan dimotori Balotelli, Nerazzuri akhirnya sukses menyingkirkan Juve, Kamis (31/1/2008) dinihari WIB. Hasil itu jelas bikin Mancini senang karena keputusannya menurunkan skuad yang berisikan campuran pemain senior-yunior terbukti jitu. Selain memuji skuadnya, catatan khusus juga diberikannya kepada Balotelli yang baru berusia 17 tahun."Itu adalah pertandingan yang bagus. Kedua tim bermain bagus dan sama-sama ingin lolos. Akhirnya kami melakukan beberapa hal luar biasa dan pantas lolos. Para pemain muda bermain bagus. Mario (Balotelli), pemain yang termuda, sekarang harus tetap tenang karena dia punya kualitas walau masih harus bekerja keras, karena dia bisa dan harus mencetak lebih banyak gol," tutur Mancini seperti dilansir situs Inter.Selain itu, Mancio juga mengimbau agar pemain berjuluk "Super Mario" tersebut tak lantas tinggi hati meski sudah dua kali menjebol gawang tim setangguh Bianconeri. "Saran saya buat Mario adalah dia jangan sombong. Hari ini dia mencetak dua gol penting dan harus terus seperti ini sekaligus mencoba mengembangkan diri."Entah apa reaksi Balotelli terhadap masukan dari pelatihnya. Yang pasti saat ini dia merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kepercayaan bermain, sekaligus membalasnya dengan bukti positif. "Saya sangat senang dan saya berterimakasih kepada Mancini yang memainkan saya sejak awal. (Walau akhirnya) Saya sangat lelah di akhir pertandingan," ceria Balotelli.Balotelli adalah pemain yang secara teknis merupakan warga negara Ghana meski lahir dan tumbuh di Italia. Putra pasangan Thomas dan Rose Barwuah itu memiliki nama lengkap Mario Balotelli Barwuah dan sampai saat ini masih dikategorikan sebagai imigran. Balotelli baru akan diberi kesempatan memilih kewarganegaraan ketika menginjak usia 18 tahun.Sementara itu, di babak empat besar Inter akan ditantang Biancoceleste yang sukses melewati hadangan Fiorentina. Mengenai laga nanti, Mancini berkomentar, "Semifinal melawan Lazio akan digelar lebih dari sebulan ke depan. Itu akan jadi semifinal yang bagus."

Coppa Italia: Inter Tundukkan Juve 3-2

Milan - Lolosnya Inter Milan ke semifinal Coppa Italia tak lepas dari peranan Mario Balotelli yang dijadikan starter oleh Roberto Mancini. 'Super Mario' memang diakui berkualitas kendati masih perlu terus bekerja keras.Menjelang leg kedua Coppa Italia menghadapi Juventus, nasib Inter sebenarnya lumayan ada di ujung tanduk karena pada pertemuan pertama di Giuseppe Meazza tertahan 2-2. Namun dengan dimotori Balotelli, Nerazzuri akhirnya sukses menyingkirkan Juve, Kamis (31/1/2008) dinihari WIB. Hasil itu jelas bikin Mancini senang karena keputusannya menurunkan skuad yang berisikan campuran pemain senior-yunior terbukti jitu. Selain memuji skuadnya, catatan khusus juga diberikannya kepada Balotelli yang baru berusia 17 tahun."Itu adalah pertandingan yang bagus. Kedua tim bermain bagus dan sama-sama ingin lolos. Akhirnya kami melakukan beberapa hal luar biasa dan pantas lolos. Para pemain muda bermain bagus. Mario (Balotelli), pemain yang termuda, sekarang harus tetap tenang karena dia punya kualitas walau masih harus bekerja keras, karena dia bisa dan harus mencetak lebih banyak gol," tutur Mancini seperti dilansir situs Inter.Selain itu, Mancio juga mengimbau agar pemain berjuluk "Super Mario" tersebut tak lantas tinggi hati meski sudah dua kali menjebol gawang tim setangguh Bianconeri. "Saran saya buat Mario adalah dia jangan sombong. Hari ini dia mencetak dua gol penting dan harus terus seperti ini sekaligus mencoba mengembangkan diri."Entah apa reaksi Balotelli terhadap masukan dari pelatihnya. Yang pasti saat ini dia merasa sangat bersyukur karena sudah diberikan kepercayaan bermain, sekaligus membalasnya dengan bukti positif. "Saya sangat senang dan saya berterimakasih kepada Mancini yang memainkan saya sejak awal. (Walau akhirnya) Saya sangat lelah di akhir pertandingan," ceria Balotelli.Balotelli adalah pemain yang secara teknis merupakan warga negara Ghana meski lahir dan tumbuh di Italia. Putra pasangan Thomas dan Rose Barwuah itu memiliki nama lengkap Mario Balotelli Barwuah dan sampai saat ini masih dikategorikan sebagai imigran. Balotelli baru akan diberi kesempatan memilih kewarganegaraan ketika menginjak usia 18 tahun.Sementara itu, di babak empat besar Inter akan ditantang Biancoceleste yang sukses melewati hadangan Fiorentina. Mengenai laga nanti, Mancini berkomentar, "Semifinal melawan Lazio akan digelar lebih dari sebulan ke depan. Itu akan jadi semifinal yang bagus."

Senin, 28 Januari 2008

Inter Jadi Kesepuluhan Saja!

Udine - Dalam hitungan hari, Inter Milan mengakhiri dua laganya dengan sepuluh pemain. Menghadapi laga berikutnya Inter pun diakui allenatorenya, Roberto Mancini, akan jadi kesepuluhan saja, bukan lagi kesebelasan. Dalam pertandingan di giornata 20 Seri A, Minggu (27/1/2008) Nerazzuri hanya mampu berbagi skor kacamata dengan Udinese setelah Cesar dikartu merah pada menit 21. Pertengahan pekan lalu Inter juga kehilangan satu pemainnya, Nicolas Burdisso, sejak menit kedelapan saat menghadapi Juventus di babak perempatfinal Coppa Italia.Dua kali beruntun menutup laga dengan sepuluh pemain pun bikin Mancini meradang. Dengan sinis pelatih asal Italia itu menyatakan bakal memulai partai berikutnya --menghadapi Juve di leg kedua Coppa Italia, 31 Januari mendatang-- dengan minus satu pemain agar wasit tak perlu repot mengeluarkan kartu merah lagi."Pada leg kedua melawan Juve kami akan ke lapangan dengan sepuluh orang saja, dengan begitu beres kan," ketus Mancini seperti diberitakan oleh Channel 4, Senin (28/1/2008).Berkomentar tentang hasil 0-0 saat melawan Udinese, Mancini mengaku puas mengingat timnya mampu mengimbangi lawan walau kalah jumlah pemain. "Mempertimbangkan jalannya pertandingan, kami beresiko kalah. Namun para pemain tampil bagus dan saya memuji mereka di ruang loker.""Itu adalah penampilan luar biasa karena kami kehilangan satu pemain dan menghadapi lawan yang punya kualitas baik dan sedang tampil bagus," tuntas Mancini

Inter Milan Tertahan

Udine - Pemuncak klasemen Seri A Inter Milan tak mampu meraih hasil maksimal saat dijamu Udinese. Di laga Giornata 20 itu, Nerazzuri berbagi skor kacamata alias 0-0 dan mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain.Hasil pertandingan, Minggu (27/1/2008) tersebut membuat Inter kini mengumpulkan 50 poin, berselisih lima angka dari AS Roma yang ada di posisi dua. Sementara Udinese tak beranjak dari tempat kelima dengan 33 angka. Dalam pertandingan itu, tuan rumah relatif lebih mendominasi. Apalagi setelah bek Inter, Cesar, dikartu merah pada menit 21.Di Stadio Friuli, Andrea Dossena dan Antonio di Natale langsung mengancam sejak peluit awal dibunyikan. Upaya pertama masih mengarah ke pelukan Julio Cesar sedangkan usaha kedua masih melebar.Esteban Cambiasso mencatatkan salah satu dari peluang Inter yang minim di babak pertama. Namun tendangannya di menit 12 masih melayang di atas mistar gawang. Malapetaka datang di menit 21 setelah Cesar diganjar kartu kuning kedua tak lama berselang usai menerima yang pertama. Inter pun mau tak mau harus bermain dengan sepuluh pemain.Menjelang jeda, Dossena, Gaetano D'Agostino dan Giandomenico Mesto kembali melancarkan ancaman ke gawang Inter. Akan tetapi Julio Cruz sempat mencuri peluang di menit 42 kendati tendangan kaki kirinya masih tipis melebar.Di babak kedua, Cruz kembali mengancam setelah menerima sodoran bola dari Zlatan Ibrahimovic. Namun sepakannya di menit 50 masih bisa diantisipasi. Dua menit berselang giliran Ibrahimovich yang tembakan kaki kanannya melebar.Pada menit 78 Cruz ditarik keluar untuk digantikan Patrick Vieira yang di akhir pertandingan nyaris mencuri tiga poin. Pada menit 90, Vieira mampu melepaskan tembakan keras walau masih sedikit menyamping. Skor pun bertahan 0-0.

Minggu, 27 Januari 2008

Figo Tetap Buka Kemungkinan

Milan - Luis Figo belum pasti akan pensiun di akhir musim ini. Gelandang Inter Milan ini menyatakan bahwa dia masih tetap membuka segala kemungkinan, termasuk bertahan di Italia.Bintang Portugal ini sudah akan berakhir kontraknya di Inter pada akhir musim ini. Kini menjadi tanda tanya besar mengenai kelanjutan karir pemain berusia 35 tahun ini apakah dia akan bertahan, mundur, pensiun atau mencoba pengalaman di Amerika Serikat. Figo kini sedang dalam penyembuhan setelah mengalami patah kaki saat menghadapi Juventus tahun lalu. Meski demikian, belum ada rencana pasti mengenai kelanjutan karirnya saat ini karena dia masih membuka segala kemungkinan termasuk bertahan di Inter. "Sekarang ini yang saya inginkan adalah kesembuhan dan bermain di bagian akhir musim ini. Itu tergantung perasaan saya. Saya akan memutuskan apa yang akan lakukan tahun depan jika saya berhenti. Tergantung kesempatan untuk bertahan juga," ungkap Figo seperti dilansir Goal. Mantan pemain terbaik dunia ini memang sempat akan merumput di Arab Saudi bersama Al Ittihad pada tahun 2006 lalu. Namun Figo akhirnya membatalkan kesepakatan di saat -saat akhirnya dan memilih untuk membantu Inter dalam penantian panjang meraih Scudetto.

Kamis, 17 Januari 2008

Target Tinggi Maniche

Milan - Baru dipastikan bergabung dengan Inter Milan kurang dari sepekan lalu, Nuno Maniche langsung memasang target tinggi. Trofi apa yang ingin dimenangi Maniche bersama I Nerazzuri?Maniche direkrut Inter dari Atletico Madrid dengan status pinjaman hingga akhir musim. Bila Inter ingin memermanenkan Maniche, mereka harus merogoh kantong sekitar 4 juta poundsterling."Ini adalah mimpi yang jadi nyata, untuk bermain bagi salah satu tim terbesar di dunia," ungkap Maniche kepada Football Italia."Saya bangga bisa menjadi orang Portugal kedua di tim kuat ini. Luis Figo bercerita banyak soal Inter yang seperti sebuah keluarga besar. Saya yakin akan betah," imbuh gelandang kelahiran 30 tahun lalu tersebut.Lantas, target apa yang ingin diraih eks pemain FC Porto, Dynamo Moskoc, Chelsea dan Atletico ini?"Inter ingin memenangi Liga Champions. Dengan skuad yang ada, kami punya kesempatan bagus. Melawan Liverpool adalah tantangan hebat, tapi kami bertekad menang," tandas dia.Bisa jadi, Inter memang membutuhkan mental "juara Champions" yang dimiliki oleh Maniche. Pemain yang baru saja memilih angka 28 sebagai nomor punggungnya itu pernah menjuarai Liga Champions tahun 2004 bersama Porto yang kala itu diasuh Jose Mourinho.

Lawan Reggina, Mancini Turunkan Anaknya

Milan - Manajer Inter Milan, Roberto Mancini, berencana memberikan kesempatan debut kepada anaknya, Filippo Mancini, dalam laga Coppa Italia melawan Reggina tengah malam nanti. Dalam pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza tersebut, Kamis (17/1/2008) dinihari WIB, Mancini memang sudah mengisyaratkan akan menurunkan pemain lapis kedua lebih banyak karena dalam pertemuan pertama sudah unggul 4-1.Sang anak, Filippo, pun termasuk ke dalam skuad yang telah ia siapkan. Demikian tercantum dalam situs resmi klub berkostum merah-biru itu.Sama seperti ayahnya dulu, Filippo yang baru berusia 17 tahun itu juga berposisi sebagai striker. Namun, Mancini junior tidak akan diturunkan sebagai starter melainkan akan masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti.Mancio (panggilan Mancini) pun menyebut ada perasaan tak biasa menghinggapi dirinya, jelang penampilan perdana putranya tersebut. "Ini bukan perasaan yang biasa, tapi itu sudah diperkirakan," ujarnya."Ketika saya menyuruhnya pemanasan, saya akan memanggil (namanya) 'Filippo' ketimbang 'Mancini'. itu hal yang aneh," pungkasnya seperti dilansir Goal.Skuad yang disiapkan:Kiper: Paolo Orlandoni, Enrico Alfonso.Bek: Nicolas Burdisso, Nelson Rivas, Ivan Fatic, Marco Filippini.Gelandang: Dejan Stankovic, Santiago Solari, Pele', Cesar, Francesco Bolzoni, Gabriele Puccio, Attila Filkor, Daniele Pedrelli, Luca Siligardi.Penyerang: Filippo Mancini, Hernan Crespo, Mario Balotelli, Aiman Napoli

Senin, 14 Januari 2008

Inter Raih Tujuh Kemenangan Beruntun

Inter Milan masih tetap perkasa. Skuad besutan Roberto Mancini itu mencatat tujuh kali kemenangan berturut-turut seusai mengalahkan Siena 3-2.Il Nerazzurri tetap menjaga permainan terbaiknya. Meskipun sedang dilanda cedera yang melanda Walter Samuel, Olivier Dacourt, Luis Figo, Patrick Vieira, Francesco Toldo dan David Suazo, namun Inter mampu menunjukkan keperkasaannya.Kemenangan di Stadio Franchi Arena Montepaschi, Minggu (13/1/2008), sekaligus membuat Inter masih tetap memimpin tujuh poin di puncak klasemen. Peluang untuk mempertahankan gelar Scudetto pun tampaknya kian terbuka lebar.Pada pertandingan tersebut kemenangan Inter dibuka lewat gol Zlatan Ibrahimovic dari titik penalti di menit ke-26, setelah Julio Cruz dilanggar Paul Codrea. Namun Massimo Maccarone menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-31, memanfaatkan umpan Tomas Locatelli.Inter menambah tekanannya dan akhirnya membuah hasil sebelum turun minum setelah unggul 2-1 lewat gol Esteban Cambiasso memanfaatkan passing Ibrahimovic.Pada menit 53 Ibrahimovic mencetak gol kedua bagi Inter di pertandingan ini. Pemain internasional Swedia itu melepaskan tembakan keras kaki kanannya ke pojok atas gawang Siena dan membuat skor menjadi 3-1. Ini ada koleksi gol ke-11 Ibrahimovic di Seri A.Sementara Siena masih belum juga mau menyerah dan Fernando Forestieri mencetak satu gol di akhir pertandingan. Meski demikian gol tersebut tetap tak mampu menahan Inter merebut kemenangan tujuh kali berturut-turut atau 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Susunan pemain :Siena: Manninger; Bertotto, Portanova, Loria, De Ceglie; Vergassola, Codrea (Forestieri 75), Galloppa, Locatelli (Alberto 83); Frick (Corvia 46),

MaccaroneInter: Julio Cesar; Maicon (Stankovic 46), Cordoba, Materazzi, Maxwell (Burdisso 83); Zanetti, Chivu, Cambiasso; Jimenez (Pele' 72); Ibrahimovic, Cruz

Sabtu, 05 Januari 2008

Moratti inginkan kado hut 100 Inter Milan adalah gelar Liga Champion

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, berharap tim mereka bisa meraih gelar juara Liga Champions Eropa tahun ini sebagai kado HUT ke-100 mereka. Inter Milan bakal merayakan HUT ke-100 pada 9 Maret mendatang.
Sebuah kado yang sangat indah, pada HUT mereka yang ke 100 dapat mempersembahkan sebuah gelar liga Champion, Inter sejauh ini baru pernah satu kali jadi juara event antar klub paling bergengsi di Eropa tersebut.
''Kami akan genap berusia 100 tahun pada 9 Maret. Kami akan menyelenggarakan pesta besar,'' kata Moratti kepada Gazzetta dello Sport. ''Kami berharap perayaan itu diselenggarakan akhir Mei 2008, atau ketika final Liga Champions dimainkan di Moskow.''
Nerazzuri akan menghadapi Liverpool di babak 16 Besar. Inter telah memperkuat skuadnya agar layak mencapai final Liga Champions, sejak dua musim terakhir, namun selalu gagal. Adalah Villarreal dan Valencia yang menghapus mimpi Nerazzuri mencapai final Liga Champions dalam dua musim terakhir.
Moratti yakin pelatih Roberto Mancini tahu cara yang diperlukan untuk mencapai kejayaan di Eropa. Penjaga gawang Julio Cesar, masih menurut Mancini, memperlihatkan kemajuan luar biasa di sejumlah laga di Eropa. Moratti yakin Cesar akan memenuhi harapan fans Inter. ''Di lini belakang, kami memiliki defender Marco Materazzi dan Douglas Maicon,'' ujar Moratti. ''Keduanya adalah figur tak tergantikan di tim inti Inter.''
Moratti menyebut Materazzi sebagai pembawa bendera juara. Sedangkan Maicon adalah full back terbaik di dunia saat ini. Sedangkan di lini depan, Inter mamiliki dua ujung tombak haus gol; Zlatan Ibrahimovic dan Julio Cruz. ''Saya berharap Ibrahimovic menjadi peraih gelar Pemain Terbaik Eropa berikutnya. Dia berada di jalur terbaik untuk meraih semua gelar yang diinginkan,'' puji Moratti.
Mengenai kemungkinan Inter menambah pemain baru selama Januari 2008, Moratti mengatakan; ''Kemungkinan itu ada, tapi bukan kewajiban. Kami hanya akan memboyong pemain yang benar-benar bernilai, dan bersedia bermain untuk Inter.''
Sejauh ini Inter dikabarkan mengincar Elano dan Maniche, gelandang Manchester City dan Atletico Madrid. Namun Moratti membantah. ''Saya tidak kenal Elano, tapi itu tidak berarti harga pemain itu murah,'' katanya. ''Nama lainnya, mungkin tidak ada gunanya untuk disebut. Saya rasa semua harus duduk tenang dan mempelajari situasi sepanjang pasar transfer berlangsung" Ujar Morrati.